Jalin Silaturahmi, Danramil 03/Wanadadi Hadiri Pertemuan Bulanan Para Kadus
Wanadadi
Banjarnegara – Komandan Rayon Militer ( Danramil ) 03/Wanadadi Kodim 0704/Banjarnegara menghadiri agenda pertemuan rutin Bulanan Paguyuban para Kepala Dusun “Fosikawan” se- Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara, Rabu ( 29/11/2023 )
“Kegiatan Paguyuban Fosikawan ini dilaksanakan rutin setiap sebulan sekali secara bergiliran, dengan tujuan untuk menjalin hubungan tali silaturahmi, menampung permasalahan- permasalahan serta menyelesaikannya secara musyawarah serta mewujudkan wilayah seputaran kecamatan Wanadadi aman Tentram, Gemah Ripah loh jinawi, Toto, Titi, Tentrem Kertoraharjo.
Ketua Paguyuban Fosikawan Bapak Supriyadi menyampaikan terimakasih kepada jajaran Forkompimcam yang telah menghadiri kegiatan ini dan menerangkan bahwa," Kegiatan pertemuan Paguyuban Fosikawan ini merupakan Perkumpulan para Kepala Dusun ( Kadus ) se-Kecamatan Wanadadi, kegiatan silaturahmi ini merupakan sarana untuk mempererat komunikasi juga menyamakan visi dan misi dalam kegiatan program desa yang ada di wilayah seputaran Kecamatan Wanadadi dengan tujuan untuk memajukan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, digelarnya kegiatan ini diharapkan selain sebagai ajang silaturahmi juga bisa mempererat kedekatan antar sesama kepala Dusun se-Kecamatan Wanadadi," terangnya.
Danramil 03/Wanadadi Kapten Arh. Rahmun dalam sambutanya menyampaikan perkenalan singkat sebagai Komandan Koramil yang baru, semoga Silaturahmi, sinergitas dan kerjasama yang selama ini sudah berjalan dengan baik akan tetap kokoh dan kuat, harapannya semoga kedepan kita akan semakin kompak, ini semua demi terciptanya TNI manunggal bersama rakyat,"tegasnya.
Ditambahkanya tentang menggunakan media sosial, etika berkomunikasi harus tetap dijunjung tinggi, status ataupun komentar yang ditulis usahakan untuk tidak menyakiti, melecehkan, merendahkan, memfitnah, maupun melanggar hak-hak orang lain dan selektif dalam menyebarkan informasi saat kita menerima informasi menarik dari media sosial, jangan langsung percaya. Sebaiknya cek dan ricek kembali validitas informasi. Jangan sampai kita turut menyebarkan informasi palsu (hoax), yang bisa jadi akan menjerat kita pada kasus hukum,"terangnya
What's Your Reaction?